KARAWANG, halokrw.com – Pemerintah Kecamatan Telukjambe Timur menggelar kegiatan Gebyar Pelayanan Terpadu Administrasi Kecamatan (PATEN) sebagai wujud nyata dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat di wilayahnya.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Sekretaris Daerah (Sekda), perwakilan Forkopimda, OPD, kepala desa se-Kecamatan Telukjambe Timur, Korwilcambidik, serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Telukjambe Timur merupakan salah satu wilayah dengan pertumbuhan perumahan paling pesat di Kabupaten Karawang. Meski demikian, wilayah ini tetap menjaga sektor pertanian dengan 600 hektare lahan sawah yang dikelola oleh 26 kelompok tani, menghasilkan rata-rata 7 ton per hektare setiap masa panen.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karawang H. Maslani menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan pembangunan antara kawasan industri dan kebutuhan masyarakat lokal.
“Telukjambe Timur kini dikenal sebagai kawasan perumahan elite, tapi pemerintah tetap berkomitmen agar pembangunan di sini bersifat inklusif, menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Tidak boleh ada yang tertinggal,” ujar Maslani.
Ia juga menyoroti komitmen Pemkab Karawang dalam menekan angka stunting, yang saat ini tercatat mencapai 186 kasus di Telukjambe Timur. Pemerintah terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memastikan setiap anak mendapat gizi yang cukup dan layanan kesehatan yang optimal.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Karawang telah mengalokasikan Rp37,4 miliar untuk peningkatan sarana, prasarana, dan infrastruktur di wilayah Telukjambe Timur pada tahun ini.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi warga.
Tak hanya pelayanan administratif, Gebyar PATEN juga menghadirkan pameran UMKM yang diikuti pelaku usaha lokal, termasuk keterlibatan aktif organisasi wanita seperti Bhayangkari dan Persit.
Mereka menampilkan berbagai produk unggulan lokal — mulai dari kuliner, kriya, hingga fashion — yang menandakan semakin kuatnya peran perempuan dalam menggerakkan ekonomi kreatif di tingkat desa.
Plt. Camat Telukjambe Timur, Hj. Eli Laeli Komala, mengatakan bahwa kegiatan PATEN menjadi momentum penting bagi pemerintah kecamatan untuk memperkuat sinergi antara pelayanan publik, ekonomi rakyat, dan pemberdayaan perempuan.
“PATEN ini bukan hanya tentang administrasi, tapi tentang mendekatkan pemerintah kepada masyarakat. Kami ingin warga Telukjambe Timur merasakan bahwa pelayanan publik bisa hadir dengan cara yang lebih ramah, cepat, dan berdampak,” ujarnya.

0 Comments