Dapur MBG Terhenti, Askun Sentil SPPG: Jangan Kejar Untung, Jaga Kualitas!


KARAWANG, halokrw.com – Sejumlah dapur layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Karawang dilaporkan menghentikan operasional sementara. Kondisi ini terjadi akibat keterlambatan pencairan dana dari Badan Gizi Nasional (BGN), yang berimbas pada terhentinya suplai makanan bagi penerima manfaat di beberapa titik.

Pengamat publik sekaligus praktisi hukum Karawang, Asep Agustian, akrab disapa Askun, menyoroti kejadian ini sebagai bentuk ketidaksiapan sebagian penyedia layanan dalam menjalankan program prioritas pemerintah tersebut.

“Kalau memang tidak siap, lebih baik tutup saja dari awal, jangan memaksakan membuka dapur MBG kalau sistemnya tidak kuat. Terbukti ketika dana terlambat cair sedikit saja langsung berhenti beroperasi. Padahal di Karawang banyak dapur yang masih bisa berjalan normal,” tegas Askun.

Menurutnya, program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah besar untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Karena itu, pelaksana teknis seperti SPPG harus mampu menjaga kualitas makanan sekaligus memastikan operasional tetap berjalan, meski ada hambatan administratif.

Askun menekankan bahwa dapur MBG bukan ruang untuk mencari keuntungan besar, tetapi tanggung jawab moral untuk memastikan masyarakat menerima makanan sehat, layak, dan bergizi.

Baca Juga:  Bupati Aep Tegaskan Karawang Aman Pasca Aksi di DPRD

“SPPG jangan sampai mengejar untung berlebihan. Fokus utamanya harus tetap pada kualitas makanan dan higienitas, bukan margin. Kalau dapurnya cuma siap saat dananya lancar, berarti tidak profesional,” ujarnya.

Ia juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap manajemen internal SPPG, termasuk bagaimana mereka mengatur keuangan, suplai bahan pangan, dan ketahanan operasional.

“Yang namanya program negara, apalagi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, harus disiapkan dengan matang. Jangan sampai gara-gara manajemen lemah, program strategis seperti MBG jadi terganggu. Presiden sudah memberi kebijakan yang bagus, tinggal bagaimana daerah mengimplementasikannya,” tambahnya.

Askun berharap dapur yang terdampak segera kembali beroperasi, serta SPPG melakukan pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Intinya sederhana: jaga kualitas, jalankan amanah, dan jangan mencari untung berlebihan. Kalau siap, jalankan. Kalau tidak siap, lebih baik tidak usah,” tutupnya.

Iklan
Ad 1

Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments