KARAWANG, halokrw.com – Di Dusun Labanmulya, Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, dua keluarga harus menjalani hidup dalam kondisi yang jauh dari layak. Rumah yang mereka tempati kini nyaris roboh, menempatkan mereka pada situasi penuh risiko setiap hari. Mereka hanya berharap adanya kehadiran pemerintah yang tidak sekadar mendata, tetapi benar-benar hadir memberi solusi.
Enah (40), seorang buruh serabutan yang tinggal bersama suami dan tiga anaknya, mengaku setiap hari khawatir rumahnya bisa ambruk kapan saja. Ia berharap pemerintah dapat membantu memperbaiki tempat tinggalnya agar keluarganya dapat hidup dengan lebih aman.
Nasib serupa dialami Sukarti (49). Rumahnya sudah benar-benar roboh, memaksanya untuk menumpang di rumah saudara sambil menunggu harapan bantuan yang tak kunjung datang.
Ketua RT setempat, Sapan (50), menyampaikan bahwa terdapat setidaknya tiga rumah di RT 02 RW 01 yang masuk kategori tidak layak huni. Kondisi ini, menurutnya, sudah lama memerlukan perhatian serius.
Sementara itu, Kepala Desa Kertawaluya, Arta Hartono, mencatat adanya 17 rumah tidak layak huni di tiga dusun wilayahnya. Rumah-rumah tersebut, terutama di Kampung Jengkol dan Dusun Labanmulya, berada dalam kondisi sangat memprihatinkan.
Ia berharap pemerintah kabupaten, DPRD, dan Dinas PRKP dapat segera merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak. “Warga kami benar-benar butuh prioritas. Semoga pembangunan rumah layak huni dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

0 Comments