KARAWANG, halokrw.com – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengingatkan ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar tidak terjebak pola hidup konsumtif setelah resmi dilantik. Pesan tersebut disampaikan saat acara pelantikan PPPK di Kabupaten Karawang, Selasa (23/12) kemarin, yang menjadi momentum penting bagi para pegawai yang kini resmi menyandang status sebagai aparatur negara.
Dalam sambutannya, Bupati Aep menekankan bahwa setelah pengangkatan, godaan untuk memanfaatkan Surat Keputusan (SK) sebagai akses kemudahan finansial kerap muncul. Berbagai tawaran dari lembaga keuangan, seperti kredit dan cicilan dengan proses cepat, dinilai perlu disikapi secara bijak agar tidak menjadi beban di kemudian hari.
“Biasanya setelah dilantik, banyak tawaran yang datang. Saya titip pesan, tolong dijaga SK-nya,” ujar Aep.
Dengan nada bercanda namun penuh makna, Bupati Aep bahkan menyinggung kehadiran perbankan daerah dalam acara tersebut.
“Ini tadi saya lihat Bank BJB sudah senyum-senyum saja,” katanya, yang disambut tawa para peserta pelantikan.
Meski disampaikan secara ringan, pesan tersebut mengandung ajakan serius agar para PPPK mampu mengelola keuangan secara sehat. Bupati Aep berharap penghasilan yang diterima dapat diprioritaskan untuk kebutuhan keluarga dan hal-hal yang bersifat produktif, bukan semata untuk memenuhi gaya hidup.
“Lebih baik digunakan untuk kebutuhan keluarga yang lebih penting. Kalau pun merencanakan pembiayaan, alangkah baiknya untuk masa depan anak-anak,” ucapnya.
Pelantikan PPPK di Kabupaten Karawang diikuti oleh ribuan pegawai yang sebelumnya berstatus tenaga honorer. Selain memberikan kepastian status kepegawaian, pelantikan ini juga menandai bertambahnya tanggung jawab sebagai abdi negara yang dituntut bekerja profesional, berintegritas, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

0 Comments