KARAWANG, halokrw.com – Kerusakan jalan di jalur Pantura yang tak kunjung diperbaiki memicu kemarahan publik. Sebuah poster seruan aksi beredar luas di media sosial dan mengajak masyarakat untuk melakukan aksi protes terhadap kondisi jalan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna.
Poster tersebut diunggah oleh akun Instagram @jatisari_movement. Dalam unggahan itu, massa menyerukan aksi kepung PPK 1 Bina Marga Jawa Barat sebagai bentuk tekanan agar perbaikan jalan segera dilakukan.
Dalam poster disebutkan, aksi dijadwalkan berlangsung pagi ini, Senin, 2 Februari 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Aksi diklaim sebagai respons atas kondisi jalan berlubang yang dalam beberapa hari terakhir dilaporkan telah memakan banyak korban, khususnya pengendara sepeda motor, mulai dari luka ringan, luka berat, hingga meninggal dunia.
Seruan aksi tersebut mengusung tajuk “Seruan Perang Kota Lawan Jalan Berlubang”, disertai pesan keras yang menyoroti lemahnya penanganan infrastruktur. Salah satu kalimat dalam poster berbunyi, “Lubang di jalan terlalu kecil untuk anggaran, tapi cukup besar untuk korban.”
Target aksi diarahkan kepada PPK 1 Bina Marga Jawa Barat, khususnya wilayah Bina Marga Sukaseuri–Cikampek, yang dinilai memiliki kewenangan dalam pemeliharaan ruas jalan Pantura tersebut.
Penggagas aksi menilai, kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan serius, padahal jalur Pantura merupakan salah satu arteri utama pergerakan kendaraan dan logistik nasional.

0 Comments