Minat Donor Darah Warga Karawang Tinggi, Sayang Banyak yang Gugur Saat Skrining


KARAWANG, halokrw.com – Tingginya antusiasme masyarakat Kabupaten Karawang untuk mendonorkan darah ternyata belum sepenuhnya berbanding lurus dengan jumlah kantong darah yang berhasil dihimpun. Pasalnya, tidak sedikit calon pendonor yang harus batal mendonorkan darah setelah dinyatakan belum memenuhi syarat kesehatan saat menjalani proses skrining.

Kepala Bagian Administrasi dan Umum Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Karawang, Bonan, mengatakan kendala utama dalam memenuhi target penghimpunan donor darah bukan karena minimnya minat masyarakat. Justru sebaliknya, animo warga untuk berdonor terus meningkat dari waktu ke waktu.

“Animo masyarakat Karawang untuk donor darah saat ini sudah cukup tinggi. Kendala kami lebih banyak karena ada calon pendonor yang tidak lolos pemeriksaan kesehatan sehingga belum bisa mendonorkan darah pada hari itu,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Menurut Bonan, calon pendonor harus melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum diperbolehkan mendonorkan darah. Beberapa di antaranya meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, suhu tubuh, berat badan, hingga kondisi kesehatan secara umum. Jika hasil pemeriksaan tidak memenuhi ketentuan, calon pendonor belum diperkenankan mendonorkan darah demi menjaga keamanan bagi pendonor maupun penerima transfusi.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengganggu ketersediaan stok darah di Kabupaten Karawang. Hingga masa libur sekolah saat ini, stok darah di UDD PMI Karawang masih dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan rumah sakit.

Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan Aktor “Mak Lampir” Ditangkap di Karawan

Bonan menjelaskan, kebutuhan darah di Kabupaten Karawang mencapai sekitar 3.500 hingga 4.000 kantong setiap bulan. Sebagian besar pasokan berasal dari kegiatan donor darah melalui layanan mobile unit di perusahaan, instansi pemerintah, serta kantor swasta yang menyumbang sekitar 60 persen dari total perolehan darah. Sementara 40 persen lainnya berasal dari masyarakat yang datang langsung ke Gedung PMI Karawang.

PMI Karawang sendiri menargetkan mampu menghimpun sebanyak 38.000 hingga 40.000 kantong darah sepanjang tahun 2026. Hingga memasuki semester pertama, capaian penghimpunan darah masih berada pada jalur yang sesuai sehingga target tersebut diyakini dapat tercapai.

Untuk menjaga ketersediaan stok darah, PMI Karawang terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat melalui media sosial maupun kegiatan langsung di berbagai instansi. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak masyarakat yang rutin mendonorkan darah, sekaligus memahami pentingnya menjaga kondisi kesehatan agar dapat lolos proses skrining dan menjadi pendonor aktif.

Penulis : Shabrina Septyani
Editor : Panji Mayza Perdana

Iklan
Ad 1

Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments