KARAWANG, halokrw.com – Minat anak muda untuk menjadi guru terus menurun dan kini hanya berada di angka 11 persen. Data itu diungkapkan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Unifah Rosidi, yang menyebut fenomena ini harus menjadi perhatian serius pemerintah.
“Berdasarkan survei sederhana yang PGRI lakukan, hanya 11 persen anak muda yang tertarik jadi guru,” ujar Unifah, Selasa (25/11) kemarin dikutip dari Kompas.com.
Ia menambahkan bahwa PGRI akan membahas isu ini dalam pertemuan bersama forum OECD, mengingat penurunan minat generasi muda terhadap profesi pendidik juga terjadi secara global.
Menurut Unifah, ada sejumlah faktor penyebab mengapa profesi guru semakin kurang diminati. Selain persoalan kesejahteraan, para calon guru juga dihadapkan pada ketidakjelasan status pekerjaan, serta jenjang karier yang dianggap tidak pasti.
“Pertama dari kesejahteraan, kedua dari status yang tidak jelas, ketiga dari karier yang tidak jelas juga,” tuturnya.
Ia juga menyoroti minimnya jaminan sosial dan kepastian karier bagi guru, terutama mereka yang berstatus honorer. Kondisi ini membuat profesi guru dianggap berat untuk dijadikan pilihan karier jangka panjang.
Untuk melihat bagaimana situasi ini di tingkat lokal, tim Halo Karawang menanyakan isu tersebut kepada sejumlah pelajar Gen-Z di Karawang.
Hanvi Atria Utami, siswi SMPN 6 Karawang, mengaku tidak memiliki cita-cita menjadi guru meskipun ibunya sendiri adalah guru PAUD.
“Enggak ada cita-cita jadi guru. Soalnya mama guru PAUD, itu juga gajinya enggak cukup buat kita,” kata Hanvi saat dijumpai, Rabu (26/11/2025) pagi tadi.
Hanvi bercerita bahwa ibunya sering harus mengatur pengeluaran dengan sangat ketat. Demi membantu ekonomi keluarga, Hanvi pun tidak malu berjualan jajanan di sekolah.
Senada dengan Hanvi, Luna Dzalfa Nafisah, siswi SMAN 3 Karawang, juga melihat profesi guru sebagai pekerjaan dengan beban tinggi namun penghargaan yang belum memadai.
“Guru itu banyak banget tugasnya. Mengajar, administrasi, laporan, kadang pulang sore banget. Tapi gajinya enggak semua besar,” ucap Luna.
Menurutnya, generasi muda kini lebih memilih karier yang memberikan kejelasan jenjang karier, pendapatan stabil, serta fleksibilitas, sesuatu yang belum sepenuhnya dirasakan dalam profesi guru.

0 Comments