Sains Expo 2025: Limbah Disulap Jadi Inovasi, Siswa Pamerkan Karya dan Riset


KARAWANG, halokrw.com – Yayasan Harapan Umat sukses menggelar Sains Expo 2025, sebuah ajang tahunan yang melibatkan seluruh siswa kelas X hingga kelas XII SMA. Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi, riset, dan inovasi siswa dalam menampilkan hasil pembelajaran yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga aplikatif dan ramah lingkungan.

Ketua OSIS, Azzam Firdaus Hafizh, mengatakan bahwa Sains Expo menjadi wadah penting bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap karya yang dihasilkan.

“Melalui Sains Expo, siswa belajar meneliti, berinovasi, dan mempresentasikan hasil karyanya. Ini bukan sekadar pameran, tetapi proses pembelajaran yang nyata,” ujar Azzam, Rabu (17/12) pagi.

Pada Sains Expo ini, siswa kelas X menampilkan berbagai produk hasil pembelajaran selama satu semester terakhir. Karya-karya tersebut merupakan implementasi materi pelajaran yang dikemas secara kreatif dan fungsional.

Sementara itu, masih kata Azzam, siswa kelas XI fokus pada kegiatan penelitian melalui program Harum Research. Dalam program ini, setiap siswa kelas XI diwajibkan memilih satu mata pelajaran untuk dijadikan objek penelitian. Hasil riset kemudian dipamerkan dan dipresentasikan dalam Sains Expo sebagai bagian dari pembelajaran berbasis riset yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Adapun siswa kelas XII menampilkan karya akhir sesuai dengan bidang studi masing-masing sebagai bentuk puncak proses pembelajaran selama menempuh pendidikan di SMA,” kata Azzam.

Penanggung Jawab Sains Expo 2025, Rukmana, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti potensi besar siswa jika diberikan ruang dan kepercayaan.

Baca Juga:  Gedung Baru SDN Palumbonsari 1 Resmi Digunakan, 850 Siswa Kini Bisa Belajar Lebih Nyaman

“Banyak potensi anak-anak yang sebelumnya tidak terlihat melalui pembelajaran digital semata, kini muncul lewat karya nyata yang kreatif, inovatif, dan peduli lingkungan. Ini yang ingin terus kami kembangkan,” ujarnya.

Yang menjadi sorotan dalam Sains Expo 2025 ini, lanjut Rukmana, adalah kuatnya orientasi go green dan pemanfaatan limbah yang sudah tidak berfungsi.

“Beragam inovasi ditampilkan, mulai dari alat detektor banjir, kendaraan listrik mini berbasis energi matahari, hingga robot vacuum cleaner yang dapat bergerak otomatis menggunakan sistem sensor,” ucapnya

Di bidang biologis, siswa juga menghadirkan berbagai produk inovatif, di antaranya toner wajah berbahan bunga telang, mi kentang dari daun jambu, agar-agar dari daun kelor, serta minuman dari batang pisang yang diklaim memiliki manfaat kesehatan.

Ia menjelaskan, sebagai bentuk apresiasi, Harum Research memberikan penghargaan kepada karya penelitian terbaik dari setiap mata pelajaran. Penghargaan ini diharapkan mampu memotivasi siswa untuk terus mengembangkan budaya riset dan inovasi di lingkungan sekolah.

Bidang Pendidikan Yayasan Harapan Umat juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, termasuk Kadisdikpora, jajaran pengurus yayasan, kepala sekolah, guru, komite, orang tua siswa, serta seluruh siswa yang telah berpartisipasi aktif.

 


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
1
fun
love love
4
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments