KARAWANG, halokrw.com – Ikatan Alumni SMA Negeri 3 Karawang (Smantika) menunjukkan bahwa perkumpulan alumni bukan hanya ajang silaturahim, tetapi dapat menjadi kekuatan sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal itu terlihat dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di Desa Pasir Talaga, Kecamatan Telagasari, pada Minggu (30/11).
Ketua Ikatan Alumni Smantika 2025–2030, Dadi Ahmad Roswandi, menegaskan bahwa alumni harus hadir sebagai bagian dari solusi. “Ikatan alumni bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi harus menjadi alat menyejahterakan masyarakat, terlebih bagi keluarga rentan seperti lansia, anak stunting, yatim piatu, dan keluarga pra-sejahtera,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Baksos tersebut menghadirkan rangkaian aksi sosial yang menyentuh berbagai kelompok masyarakat, mulai dari senam dan cek kesehatan lansia, santunan anak yatim, pemberian sembako untuk keluarga risiko stunting, lomba mewarnai bagi anak PAUD, gerakan pangan murah, edukasi kesehatan, hingga pelayanan KB gratis.
Kegiatan yang dihadiri ratusan warga ini mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Desa Pasir Talaga. Kepala Desa Hj. Yani—yang juga merupakan alumni Smantika—tidak menyembunyikan rasa bangganya. “Kami atas nama masyarakat Pasir Talaga bersyukur menjadi lokasi baksos Smantika. Sebagai alumni, saya bangga bisa melihat teman-teman turut berbuat untuk masyarakat,” tuturnya.
Gerakan sosial ini juga sukses berkat kolaborasi lintas sektor. Hj. Ade Heryanah, Koordinator KB Kecamatan Telagasari yang turut terlibat, mengungkapkan apresiasinya atas dukungan berbagai pihak. “Kerja sama lintas sektor kami luar biasa. Satpel KB, Puskesmas, pemerintah kecamatan, dan Pemdes Pasir Talaga sangat antusias mendukung baksos kali ini,” jelasnya. Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 50 akseptor KB IUD dan implan terlayani, sementara 150 keluarga risiko stunting menerima bantuan sembako.
Baksos Smantika juga menjadi ajang reuni bernilai manfaat tinggi, dengan keterlibatan tokoh-tokoh alumni lintas angkatan seperti Obon Tabroni, Dian Fahruzaman, Eka Sanatha, dr. Ata Subagja, Imam Bahanan, Nizar Sungkar, Imelda Sungkar, dan banyak alumni lainnya yang hadir mendukung.
Menutup kegiatan, Dadi menyampaikan harapan agar Smantika dapat terus memperluas dampak sosialnya. “Ke depan, kami ingin lebih banyak lagi berbuat untuk masyarakat, untuk almamater, dan untuk Karawang,” ucapnya.
Dengan semangat kebersamaan lintas angkatan dan orientasi sosial yang kuat, Alumni Smantika membuktikan bahwa ikatan alumni bisa menjadi motor penggerak perubahan positif di tengah masyarakat.

0 Comments