Regenerasi Teater Merah Putih, Wizwi dan Salsabila Resmi Terpilih Jadi Ketua dan Wakil Ketua


KARAWANG, halokrw.com – Teater Merah Putih (Merput) SMAN 3 Karawang memasuki babak baru kepengurusan setelah melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab), Senin (24/8/2026) sore.

Dalam proses regenerasi tersebut, Wizwi Kirana Dewi dari angkatan 28 resmi dipercaya menjadi ketua baru Teater Merah Putih. Sementara Salsabila Syaharunisa dipercaya sebagai wakil ketua, menggantikan kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Julaikha dan Yashifa Humaira Putri dari angkatan 27.

Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari proses regenerasi sekaligus momentum bagi pengurus baru untuk membawa gagasan dan warna baru dalam perjalanan Teater Merah Putih.

Ketua sebelumnya, Julaikha, berharap kepengurusan baru dapat meneruskan hal-hal baik yang telah dibangun selama kepengurusannya sekaligus berani menghadirkan karya dan inovasi baru.

“Merput bukan hanya tentang siapa yang menjadi ketua, tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga proses, kekeluargaan dan karya yang sudah dibangun. Saya percaya Wizwi dan teman-teman angkatan 28 bisa membawa Merput terus berkembang,” ujar Julaikha.

Sementara itu, Wizwi mengatakan dirinya siap menjalankan amanah sebagai ketua baru. Ia berharap seluruh anggota dapat saling mendukung dan menjadikan Merput sebagai tempat untuk belajar, berproses serta berkarya.

Baca Juga:  Rayakan Chinese New Year di Mercure Karawang: Nonton Barongsai Berhadiah Staycation

“Ini menjadi tanggung jawab baru bagi saya. Saya tidak bisa berjalan sendiri, jadi saya berharap teman-teman bisa saling mendukung dan tumbuh bersama untuk membawa Merput lebih baik,” kata Wizwi.

Pembina Teater Merah Putih, Yusuf Hamdani, S.Pd., mengatakan regenerasi merupakan bagian penting dalam perjalanan sebuah organisasi, termasuk di Teater Merah Putih.

Menurutnya, setiap kepengurusan memiliki karakter dan tantangan masing-masing. Karena itu, pengurus baru diharapkan tidak hanya melanjutkan apa yang sudah dilakukan sebelumnya, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan baru sesuai perkembangan zaman.

“Setiap angkatan pasti memiliki warna dan karakter masing-masing. Saya berharap kepengurusan baru bisa melanjutkan hal-hal baik yang sudah ada, sekaligus berani membuat inovasi dan karya baru. Yang paling penting, Merput tetap menjadi tempat bagi anak-anak untuk belajar, berproses dan berkembang,” ujar Yusuf.

Ia juga berharap proses regenerasi tersebut tidak hanya melahirkan pemimpin baru, tetapi turut membentuk anggota yang memiliki rasa tanggung jawab, kreativitas dan kemampuan bekerja sama.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments