Gen Z Ungkap Cara Agar Perpustakaan Lebih Diminati Anak Muda


KARAWANG, halokrw.com – Di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan penggunaan gawai, generasi muda memiliki pandangan tersendiri tentang cara agar perpustakaan tetap menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi. Menurut mereka, selain menghadirkan layanan digital, perpustakaan juga perlu mengikuti tren yang dekat dengan kehidupan Gen Z.

Hal tersebut disampaikan Fia, Duta Baca Karawang 2025, dan Aish, calon Duta Baca Karawang 2026, saat ditemui di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Karawang, Rabu (2/7/2026) siang kemarin.

Menurut keduanya, promosi layanan perpustakaan, khususnya bacaan digital, perlu dikemas dengan cara yang lebih kreatif. Salah satunya melalui konsep Alternative Universe (AU) yang saat ini cukup populer di media sosial dan banyak digemari kalangan generasi Z.

“Kalau Gen Z itu rasa penasarannya tinggi. Jadi promosi lewat AU bisa lebih menarik perhatian mereka untuk membaca,” ujar Aish.

Selain promosi yang mengikuti tren digital, Aish juga menilai kenyamanan fasilitas menjadi faktor penting agar anak muda betah berada di perpustakaan. Ia berharap ruang anak dapat dibuat lebih kedap suara sehingga tidak mengganggu pengunjung lain yang sedang membaca atau belajar.

Baca Juga:  Demi Viral, Konsep Pernikahan Kini Didorong oleh Standar Konten TikTok?

“Kalau bisa ruang anak dibuat lebih kedap suara supaya tidak mengganggu fokus para pembaca,” katanya.

Senada dengan itu, Fia berharap Perpusda Karawang terus menambah fasilitas yang mendukung kebutuhan generasi muda. Menurutnya, perpustakaan saat ini bukan lagi sekadar tempat meminjam buku, tetapi juga menjadi wadah belajar, berdiskusi, hingga mengerjakan tugas.

Sementara itu, Pustakawan Perpusda Karawang, Dewi, mengatakan pihaknya terus berupaya mengikuti perkembangan teknologi agar tetap relevan bagi generasi muda. Salah satunya dengan menghadirkan layanan e-book melalui Spot Baca dan menyiapkan peluncuran aplikasi Si Kancil yang bekerja sama dengan Gramedia.

“Kami yakin aplikasi Si Kancil akan mendapat respons positif dari generasi muda. Sementara Spot Baca juga sudah banyak dimanfaatkan masyarakat karena mudah diakses,” ujar Dewi.

Selain layanan digital, Perpusda Karawang juga rutin memperbarui koleksi buku fisik agar isi dan informasi yang tersedia tetap sesuai dengan perkembangan zaman. Berbagai fasilitas seperti ruang baca, komputer, serta akses Wi-Fi gratis juga terus dimanfaatkan oleh pelajar dan mahasiswa.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments