KARAWANG, halokrw.com – Dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang ingin diperkuat Pemerintah Kabupaten Karawang. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, bahkan menargetkan anggaran untuk sektor tersebut meningkat menjadi Rp12 miliar hingga Rp13 miliar pada 2027.
Komitmen itu disampaikan Aep saat menghadiri penyerahan bantuan alat penunjang produksi bagi pelaku UMKM di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemda Karawang, Rabu (21/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Karawang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DisperindagkopUKM) memberikan bantuan peralatan untuk mendukung kegiatan produksi para pelaku usaha. Nilai bantuan yang diterima masing-masing penerima berkisar Rp4 juta hingga Rp5 juta.
Aep menilai, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terus berupaya mengembangkan usahanya. Ia juga mengapresiasi para penerima yang dinilai konsisten menjalankan dan mempertahankan usaha mereka.
“Para penerima bantuan ini adalah orang-orang terpilih yang konsisten menjalankan usahanya dan konsisten juga dalam menjaga usahanya,” ungkap Aep.
Ia turut memberikan apresiasi kepada para pendamping atau mentor UMKM yang selama ini membantu pelaku usaha di lapangan.
Menurut Aep, keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh integritas dan kepemimpinan para pejabat yang menjalankan program tersebut. Karena itu, ia meminta jajaran kepala dinas memahami arah kebijakan serta visi dan misi pemerintah daerah agar program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
Anggaran Ditargetkan Naik pada 2027
Dalam kesempatan itu, Aep juga menyinggung alokasi anggaran DisperindagkopUKM Karawang yang sebelumnya berada di kisaran Rp11 miliar. Anggaran tersebut sempat mengalami efisiensi hingga menjadi sekitar Rp8 miliar.
Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk kembali memperkuat dukungan anggaran bagi sektor UMKM. Pada 2027, alokasi anggaran DisperindagkopUKM ditargetkan mencapai Rp12 miliar hingga Rp13 miliar.
Peningkatan anggaran tersebut diharapkan dapat memperluas dukungan pemerintah bagi pelaku usaha, baik melalui bantuan sarana produksi maupun program pembinaan dan pendampingan.
Bagi UMKM, dukungan peralatan produksi menjadi salah satu kebutuhan untuk menjaga kelancaran usaha dan meningkatkan kapasitas produksi. Namun, bantuan tersebut juga perlu diikuti pengelolaan usaha yang konsisten agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pemkab Karawang berharap dukungan yang diberikan dapat membantu pelaku UMKM memperkuat usahanya, meningkatkan daya saing produk, serta berkontribusi lebih besar terhadap perputaran ekonomi daerah.
Dengan target anggaran hingga Rp13 miliar pada 2027, komitmen berikutnya adalah memastikan program yang dijalankan tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan UMKM di Kabupaten Karawang.

0 Comments